Desember 08, 2021

Langkah Alfamart Memajukan Bangsa dengan Pemberdayaan Perempuan dan Bersinergi dengan UMKM Lokal Jember
alfamart bekerja sama
Wes wayae!*
*(Sudah waktunya!)

Slogan di atas jangan tanyakan lagi punya siapa, apalagi orang Jember. Pasti tahu.

Slogan itu untuk pembaruan kota Jember, seperti infrastruktur (minimal jeglogan jadi tertambal, hehe), dan pembaruan lainnya. Intinya Jember jadi semakin maju dan terkenal di mata banyak orang.

Termasuk kehadiran Jember Mini Zoo. Suatu implimentasi dari wayae (waktunya), tempat itu pun menjadi sangat menarik dan bermanfaat ketika program Alfamart datang dengan harapan yang mulia terhadap SDM Jember yang semakin berdayaguna. Seakan sinkron dengan slogan Jember, ‘sudah waktunya’ berubah dan maju!

Untuk sekian kalinya saya ucapkan terima kasih banyak kepada Mbak Prita HW selaku pegiat literasi yang selalu mengajak saya kepada jalan-jalan literasi yang terang. Dari beliau saya tahu informasi kalau Alfamart mengadakan program pemberdayagunaan. Terhitung Alfamart sudah lima kali mengadakan pelatihan pemberdayaan.

Terjadwal secara tertulis kalau program itu jatuh pada hari Jumat, 26 November 2021. 
Seperti apa itu programnya?

Memberdayakan Kaum Hawa

Gelap langit pada pagi itu tak membendung langkah Alfamart, nampak di Mini Zoo Mangli itu sudah terhampar vertikal ucapan selamat. Selamat datang Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Khusus Perempuan yang diselenggarakan oleh Alfamart cabang Jember. The Jannah Institute atau TJI adalah salah satu komunitas yang dirangkul dalam acara itu. Syukurlah, setelah sampai sana dengan tenang, barulah hujan turun. Acara jadi semakin takzim dengan udara segar dan dingin yang dibawa hujan. Suguhan penghangat badan pun tersaji; teh dan susu.

Mbak Prita, dan teman-teman TJI nampak berbincang-bincang seritus dengan panitia Alfamart. Mungkin yang paling sibuk Mbak Prita, sebab beliau pada acara itu sebagai host acara pelatihan.

Acara riuhrendah dengan kehadiran anak-anak. Bukan sebagai peserta, mereka menemani peserta ibu-ibu. Saya geleng-geleng, kalau melihat ibu-ibu ngemong sekaligus menaikkan kapasitas sebagai super mom. Luar biasa!

Beberapa peserta menyusul datang, diantaranya setengah kuyup. Sepatu dan bawahan yang berair. Ada yang menyelak masker sebentar, wajah menyingsing ceria pun terlihat, mereka mentari pada pagi yang mendung itu. MasyaAllah.

Jam 09.00-an, founder TJI, Mbak Prita HW membuka acara dengan membacakan rundown . Maka terbentuklah satu orang sebagai wakil Alfamart untuk membuka acara serta empat narasumber sudah ready pada posisi masing-masing.

Alfamart Tangguh Menghadapi Pandemi

Bapak Safi’i, Alfamart Public Relation, sebagai welcome speech perwakilan Alfamart. Beliau menyampaikan bahwa pagi yang syahdu itu adalah pelatihan khusus perempuan ke-5 yang diadakan oleh Alfamart. Tentunya ada yang berbeda, jika tahun sebelumnya (sebelum ada Corona) bisa los, maka pada tahun ini Alfamart mengambil konsep “Alfamart Tangguh”. Mbak Prita pun nyeletuk, “kok pas nama anakku!” sebab anak Mbak Prita memang ada yang bernama Tangguh. Nampaknya beliau tahu  masa depan banyak terjangan ujian kehidupan, makanya nama anaknya Tangguh. Benar enggak, Mbak Prit? 

Konsep tangguh di sini adalah Alfamart belum pernah melakukan PHK terhadap karyawan-karyawannya.

pak syafii
Pak Safi'i sebagai pembuka perwakilan Alfamart Jember.

Memeluk Pelaku UMKM Lokal

Istri saya berasal dari Trenggalek, setiap kali hendak ke Trenggalek tak lupa untuk membawa buah tangan. Salah satu contohnya adalah suwar-suwir. Jajanan khas ini adalah icon Jember. Sering terbantu dengan kehadiran Alfamart. Di sana saya pun menemukan suwar-suwir bermerk Candy. Jadi tak perlu repot-repot dan jauh-jauh untuk mencari jajan khas Jember ini. Cukup masuk gerai Alfamart di beberapa daerah, dan ketemu, deh!

Berarti Alfamart berindikasi bekerja sama dengan produk lokal Jember dong?
Begitulah saya bertanya-tanya dalam benak, dan mungkin tak terjawab secara memuaskan kalau tidak dari narasumber terpercayadari Ibu Neni Restini, Merchandising Manager Alfamart Jember. Beliau menerangkan bahwa Alfamart berusaha merangkul brand-brand produk lokal (UMKM) untuk dipasarkan di minimarket Alfamart diseluruh gerai lokal Jember.

Ibu Neni yang tampil dengan busana merah muda dan berhijab hitam, memaparkan bahwa Alfamart mempunyai kepedulian terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Utamanya bagi pelaku usaha yang tidak mempunyai prasarana untuk memarketingkan produknya. Menurutnya, siapapun pelaku usaha mempunyai kesempatan besar untuk mengapakkan sayap usahanya, dan tentunya jangan sampai menyia-nyiakan bekerja sama dengan Alfamart sebagai wadah yang tepat.

Ibu Neni tak memungkiri kehadiran UMKM itu penting bagi negeri, diantaranya:

1. Menciptakan lapangan kerja di masyarakat menengah kebawah.
2. Meningkatkan pendapatan masyarakat terutama menengah kebawah.
3. Menciptakan differensiasi pasar dari jenis dan cara produksi suatu produk yang dibuat.

Jadi seperti apakah UMKM yang akan diajak bekerja sama atau memiliki atensi besar terhadap Alfamart? Berikut ini penjelasannya:
 
1. Pelaku UKM merupakan real sebagai produsen bukan pengepul.
2. Tempat untuk produksi memiliki kebersihan sesuai standar dari pemerintah mengenai kebersihan & kesehatan tempat produksi industri rumah tangga.
3. Skala produksi dapat mencukupi kebutuhan Alfamart, sehingga tidak akan terjadi kekosongan dicabang-cabang Alfamart.
4. Assortment barang yang ditawarkan merupakan barang yang sesuai dengan market Alfamart.
5. Memiliki izin legalitas usaha dan produk, seperti
- MD/PIRT atau ijin edar lainnya yang diakui pemerintah / BPOM
- Surat keterangan dari pemerintah terdaftar sebagai UKM binaan pemerintah
- sertifikat halal MUI
- pelabelan yang sdh sesuai aturan pemerintah
- kelengkapan lainnya yang tercantum pada tabel administrasi di bawah hal 9
6. Memiliki jarigan distribusi yang baik.
7. Memiliki komitmen yang kuat terutama terhadap kualitas produk.
. 8 Memberikan harga terbaik agar bisa bersaing dengan produk lain dan cenderung lebih murah dari item regu- ler sejenis.
9. Produk yang ditawarkan lolos uji laboratorium secara berkala.
10. Produk akan selalu dievaluasi dari segi penjualan, tingkat pemenuhan permintaan dan akan diskontinue apabila tidak sesuai dengan standart yang ditetapkan Alfamart.

membuat bunga
Disela-sela acara, membuat bunga dengan bahan kresek bekas.
\
Lantas, bagaimana sih langkah awal sampai terakhir hingga goal bekerja sama dengan Alfamart? Berikut ini langkah-langkahnya:

1. Supplier membawa sample produk beserta list harga produk yang ditawarkan. Produk yang ditawarkan merupakan barang yang sesuai dengan market Alfamart, sesuai trend pasar. disertai ijin dari Lembaga yg berwenang spt kode MD, ML, barcode, dan masa kadaluwarsa.
2. Supplier dan MD bernegosiasi atas rencana aktivasi new item tsb , memastikan rencana Promo yang akan dilakukan atas produk baru tsb dan lain sebagainya untuk memenuhi proses pengajuan new item.
3. Produk yang ditawarkan akan dibawa ke dalam meeting new product di internal Alfamart, yang dihadiri Marketing, merchandising, Operation dan Supply chain, hasil meeting sbb :
• Status : Ditolak, end.
• Status : Diterima, next step ( proses administrasi aktivasi spt Listing fee, sewa, promotion)
4. Komitmen service level, alokasi first PO dr MPKM, JWK, Minor PO, trading term, dll,

Mengikuti ketentuan dari Alfamart : sistem pengiriman, pembayaran, penarikan dan retur.
Setelah terdistribusi di Alfamart maka akan dilakukan review new product secara berkala 1-3 bulan dan analisa bulanan spt => Sales baik Qty maupun Rp, komparasi penjualan dengan item di kategori yg sama, Service Level, dll. Sehingga akan dievaluasi kerjasama untuk jangka panjang.

Gemar menulis dan membaca dua aktivitas ini yang menjadi kendaraan saya menjadi penulis, untuk menambah kenalan di Tanah Air maupun luar negeri, yang punya passion sama dibidang literasi.

0 Comment:

Posting Komentar

Contact

Kirim saya Email

Hubungi

ContactInfo

Secara etimologis, kata literasi (literacy)berasal dari bahasa Latin “literatus” yang artinya adalah orang yang belajar. Literasi erat hubungannya dengan proses membaca dan menulis. Namun, seiring berjalannya zaman, literasi mengalami perkembangan definisi yang baru, diantaranyaliterasi sains,literasi digital,literasi numerasi, literasi finansial, literasi budaya dan kewargaan. Khusus di website ini, membahas tentang literasi baca dan tulis atau manfaat berjejak hidup lewat kata.

Alamat:

Jln. Sunan Bonang No. 42A, Jember.

Phone:

+62 812 3254 8422

Email:

admin@mediapamungkas.com