November 10, 2020

Pentingnya Tokoh Masyarakat Punya Karya Tulis
Tokoh-Sentral-Berpengaruh-dengan-karya-tulisnya
Tokoh masyarakat, atau pemimpin—seperti seorang pemimpin dari suatu institusi, politikus, negarawan, seniman, aktor, gubernur, bupati, direktur, atau siapapun—sudah selayaknya menjadi role model di bidang literasi, bisa mengajak masyarakat atau organisasi ke arah yang berliterat. Karena peran tokoh masyarakat atau pemuka dapat menginspirasi banyak orang. Seorang tokoh sentral yang mempunyai buku sendiri, entah itu buku biografi mengenai dirinya, atau bisa juga genre lainnya, akan mendatangkan decak kagum dimata orang lain. Karena mempunyai buku sendiri dianggap sebagai nilai prestisius. Akan tetapi, sejatinya, mempunyai buku karya pribadi bukan bertujuan memperoleh pujian semata, melainkan tujuan terciptanya buku tersebut demi menebar kebermanfaatan. 

buku biografi-biografi
Kumpulan buku biografi seorang tokoh (photo : @saadpamungkas)

Lalu, apa saja manfaat membuat buku bagi seorang tokoh sentral? Berikut ini saya sertakan manfaat-manfaat yang didapatkan, diambil dari pengalaman pribadi sebagai biografer dan ghostwriter:

1. Untuk Menginspirasi Perjuangannya

"Harus selalu konsisten dalam menekuni suatu disiplin ilmu yang Anda pelajari. Karena dengan konsisten, Anda bisa seperti saya." -BJ Habibie
buku biografi tokoh
BJ Habibie. Orang terjenius se-Indonesia menurut saya. (@saadpamungkas)

Jika kita membicarakan tentang genre biografi, tentunya ia berisi tentang riwayat hidup tokoh sentral. Pembaca akan mengetahui informasi lebih dari sang Tokoh, misal, proses perjuangan perjalanan hidup seseorang tokoh tersebut hingga mencapai sukses. 

Sebagaimana contohnya buku biografi presiden ke-3, BJ. Habibie, beliau adalah sosok akademisi, pemikir, dan penemu yang menginspirasi saya, tentunya Anda semua, sebagai anak Indonesia, agar jangan takut untuk berinovasi dan berkarya lebih besar bagi bangsa dan negara. Membaca buku biografinya, tentunya pembaca akan teraliri rasa optimisme yang kemudian membuat tak takut bermimpi tinggi dan bekerja keras untuk menggapainya.

Kemudian buku selanjutnya yang tak kalah menginspirasi adalah biografi dari Choirul Tanjung Si Anak Singkong. Pak Choirul Tanjung dulu dari keluarga miskin. Frasa "Anak Singkong" bukan semata tanpa alasan, beliau dulu pernah menjebol singkong demi menyambung hidupnya. Miskin bukan hambatan untuk meraih sukses meski harus melewati hambatan dan kesulitan yang berkali lipat. Dari buku ini, Anda—sebagai pembaca—akan melihat sisi tekad yang kuat untuk merubah nasib, semangat luar biasa, dukungan dari keluarga tercinta bisa memunculkan orang besar sekaliber Chairul Tanjung.

buku biografi tokoh
Buku biografi Choirul Tanjung best seller. (@saadpamungkas)

Kisah inspiratif lainnya dari kota saya, Jember, buku biografi Pak Iman Suligi, dengan bukunya KOENG : Meniti Jalan Literasi. Kung—begitu sapaan akrab beliau—telah menginspirasi pembaca dengan kisah di era Kung memupuk cita-citanya membangun perpustakaan impiannya, diawali dengan berkeliling dengan motor sambil membawa buku bacaan. Singkat cerita, sekarang perpustakaannya besar, terkenal, dan ekslusif. Hal itu tak terlepas dari perjuangan beliau sendiri. 

2. Menjadi Teladan bagi Pembaca

Paling tidak para pembaca akan belajar menghargai proses. Dari buku biografi pula pasti akan menceritakan sosok perjalanan tokoh-tokoh besar. Minimal menceritakan sosok orang yang memberikan pengaruh dan menginspirasi. Disini, pembaca akan mengambil sisi positif yang mesti ditiru dan sebaliknya ada sisi negatif yang semestinya akan menjadi renungan menuju kesuksesan bagi pembaca. 

Pembaca akan diajak merenung bersama, sebagaimana contoh pada halaman 406, pada buku biografi Andy F. Noya:

"Sebagai manusia, kita sering tidak memahami rencana Tuhan dalam hidup kita. Demikian pula halnya denganku. Tanpa kusadari, perjalan hidup yang digariskan Tuhan untukku telah menempa aku menjadi pribadi yang seperti sekarang. Onak duri yang kulalui tanpa kusadari telah membentuk aku menjadi manusia yang bisa lebih merasakan apa yang dirasakan orang lain. Jika dulu aku merasa Tuhan tidak adil karena sebagai anak bungsu aku harus menanggung beban keluarga seberat itu, kini sebaliknya aku mensyukuri hikmah yang diberikan Tuhan di balik "tugas" itu.
buku biografi tokoh
Biografi Andy Noya, ada sisi kelucuan hidupnya (@saadpamungkas)
Kebaikan yang berkelanjutan salah satunya bisa didapat dengan membuat buku yang bermanfaat.

3. Memberikan Energi Positif kepada Pembaca

Seorang yang membaca tokoh yang disukainya, tentu akan semakin cinta dengan tokoh tersebut. Karena bisa jadi, di publik tak pernah terekspos kisah perjuangannya, berapa banyak cucuran keringat yang meleleh, andilnya terhadap negeri dan lain-lain. Sehingga orang itu akan bersemangat dan termotivasi karena tokoh tersebut. 

Saya sendiri telah mengambil kutipan kata-kata semangat dari Kung Iman Suligi, salah satunya yang saya kutip dan menerapkannya adalah, “kudu nekad”. Memang kata-kata ini pendek. Hanya dua kata. Barangkali penyelaman jauh akan kisahnya, sehingga meresap ke jiwa saya, dan nekad membuat perubahan, contohnya membuat website ini dan membuat program-program literasi lainnya. Saya jadi teringat kutipan kata dari Pramoedya Ananta Toer: 
Saya berharap bahwa pembaca-pembaca di Indonesia, setelah membaca buku saya, menjadi berani, merasa dikuatkan.

literasi jember
Biografi pegiat literasi Jember, Iman Suligi.

4. Tak Hanya Sekedar Diketahui, tapi Dihormati juga

Dari buku tak hanya mengekspos sepenggal dua penggal kisah tokoh menginspirasi, tentu saja begitu panjang kisahnya. Sehingga pembaca akan ikut berempati. Pembaca akan merasakan perasaan senang, haru, sedih, atau pun perasaan lainya ketika membaca pengalaman hidup tokoh dengan kisah perjuangannya. Dari kisah yang terkuak ini, maka akan timbul rasa hormat yang sungguh-sungguh.

Sebagaimana presiden Joko Widodo yang kisahnya bikin haru sekali. Tidak mudah perjalanan Joko Widodo menjadi seorang presiden. Dulu latar belang presiden Joko Widodo adalah sebagai anak tukang kayu. Tentunya pencapaian Joko Widodo membuat banyak orang gumun.   

presiden jokowi
Biografi Presiden Jokowi. Tokoh hebat dan favorit saya. Bukunya sangat menginspirasi.

Nah, dari manfaat-manfaat di atas, apakah Anda tertarik juga kisahnya dibukukan dan siap menginspirasi banyak orang? 
Books are eternity.

Gemar menulis dan membaca dua aktivitas ini yang menjadi kendaraan saya menjadi penulis, untuk menambah kenalan di Tanah Air maupun luar negeri, yang punya passion sama dibidang literasi.

14 Comment:

  1. Balasan
    1. Nuhun kang Asep...
      Kumaha damang kang ka lembur?

      Hapus
  2. Mantap mas, tanz infonya jadi nambah wawasan ini

    BalasHapus
  3. Keren.. Ditunggu informasi menarik lainnyađź‘Ť
    Jangan lupa mampir ke https://dillahardina8.blogspot.com/2021/02/5-fakta-menarik-filsafat-stosisme.html?m=1

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perrnah baca "Dunia Sophie" ya? filsafat juga tuh kak Dilla...

      Hapus
  4. Yg ditulis kk biografi apa.?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tokohnya ya maksudnya?

      sebagai biografer, saya pernah menjadi penulis dua tokoh, tapi sebagai ghostwriter.
      kemudian sebagai penulis, saya pernah membuat buku biografi dari Pak Iman Suligi (pelukis, budayawan, penulis lokal Jember.)

      Hapus
  5. Mantapss gan,, tampilannya..

    BalasHapus

Contact

Kirim saya Email

Hubungi

ContactInfo

Secara etimologis, kata literasi (literacy)berasal dari bahasa Latin “literatus” yang artinya adalah orang yang belajar. Literasi erat hubungannya dengan proses membaca dan menulis. Namun, seiring berjalannya zaman, literasi mengalami perkembangan definisi yang baru, diantaranyaliterasi sains,literasi digital,literasi numerasi, literasi finansial, literasi budaya dan kewargaan. Khusus di website ini, membahas tentang literasi baca dan tulis atau manfaat berjejak hidup lewat kata.

Alamat:

Jln. Sunan Bonang No. 42A, Jember.

Phone:

+62 812 3254 8422

Email:

admin@mediapamungkas.com