Welcome to Media Pamungkas

Assalamualaikum,
Selamat datang di website Media Pamungkas. Website ini diprakasai oleh Saad Pamungkas, seorang praktisi literasi, yang ingin mendedikasikan website-nya untuk dunia kepenulisan, khususnya di Jember.


LITERATOR

Kenalan dengan tokoh literasi memang banyak manfaatnya, diantaraya menambah pengalaman dan memperkaya sudut pandang saya dalam meniti di jalan literasi ini. Saya bersyukur, meskipun mereka senior dan superior dalam hal pengalaman dan berkarya dibanding saya, tapi mereka rendah hati menyambut kedatangan saya dan menerima saya sebagai teman literasi mereka. Siapa sajakah mereka?

Tentang

MEDIA PAMUNGKAS

Merupakan mediator dengan tindakan responsif dibidang literasi, percetakan dan penerbitan. Sehingga individu maupun kelompok (diharapkan) bisa terbantu di jalan literasi. Beriktikad menjadi wadah tanya, jawab dan aksi di jalan literasi. Sehingga Indonesia—khususnya para pemuda-pemudi, tak ketinggalan pula anak-anak—mempunyai cinta yang wujud dalam berliterasi dan bisa menjadi negeri berliterat dengan animo masyarakat dalam hal baca dan tulis meningkat.

Menjadi mediator untuk percetakan buku yang bernomor ISBN (International Standard Book Number), juga mediator di bidang jasa penerbit dan percetakan dengan segmentasi pembaca anak muda remaja sampai dewasa.

Layanan

Yang ditawarkan?

MEDIATOR PERCETAKAN

Mediator untuk percetakan buku bernomor ISBN (International Standard Book Number), yakni kode pengidentifikasian suatu buku yang diterbitkan oleh penerbit.

BEKERJA SAMA

Berupaya bisa bekerja sama dengan penulis, translator/penerjemah bahasa asing, desainer grafis, pengetikan (sistem 10 jari), layouter, content writer, editor/penata aksara.

MENEBAR ILMU KEPENULISAN

Dengan membuka class writing atau kelas kepenulisan, dengan perorangan atau pun bekerja sama dengan orang yang berkompeten.

KOMUNITAS KEPENULISAN

Membuat komunitas kepenulisan yang bisa menghasilkan karya tulis.

INOVASI DALAM LITERASI

Berinovasi dengan pernak-pernik literasi.

MEDIA SUPPORT LITERASI

Sebagai mediator bagi orang yang ragu akan menerbitkan karya tulis perdananya.

img

Saad Pamungkas

Founder, Media Pamungkas

Untuk menjadi seorang penulis, yang diperlukan adalah praktik untuk mencintai kegiatan membaca. Karena cinta itu membuahkan!.

img

Media Pamungkas

Mediator Literasi, Percetakan Dan Penerbitan

Jika seseorang itu kenyang kemudian dipaksa makan lagi maka ia akan muntah-muntah. Itu Lumrah. Hal itu sama juga dengan membaca, bentuk muntahan akibat banyak membaca, adalah berupa tulisan dan wawasan.

img

Saad Pamungkas

Penulis Buku

Buku biografi adalah tambahan umur dan jejak yang sulit dihapus dari seorang penulis ataupun tokoh yang ditulis.

Kelompok Penulisan Saya

KATEGORI

Ada beberapa kategori kepenulisan saya. Diantaranya adalah?

Photography 95%
Videography 85%
WEB DESIGN 75%
Illustrator 60%
image
Project
Kategori Project
image
Tulisan
Kategori Artikel
image
Jurnal
Kategori Jurnal
image
Program
Kategori Program
Blog

LATEST FORM Blog

Tentang Saad Pamungkas (ditulis oleh www.inesyuanta.com)

ISI INI

Diambil dari website https://www.inesyuanta.com/2021/09/dunia-literasi.html


Secara bahasa, literasi adalah kemampuan menulis dan membaca, pengetahuan atau keterampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu, dan kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup. Sehingga dunia literasi sebenarnya tidak hanya terbatas pada menulis dan membaca dalam dewasa ini.


Bahkan Ruangguru menuliskan bahwa kata literasi bukan sekedar kata, tapi juga menjadi gerakan bagi pegiat pendidikan, baik informal juga nonformal. Diperjelas pula pada artikel tersebut jika gerakan literasi bertujuan untuk :

  • Dengan literasi, tingkat pemahaman seseorang dalam mengambil kesimpulan dan informasi yang diterima menjadi lebih baik;
  • Membantu orang berpikir secara kritis, dengan tidak mudah terlalu cepat beraksi;
  • Membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan cara membaca;
  • Membantu menumbuhkan serta mengembangkan nilai budi pekerti yang baik dalam diri seseorang.

Tidak heran jika kini mulai muncul gerakan literasi yang beragam. Bahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggiatkan Gerakan Literasi Nasional sejak tahun 2016. Bisa sobat dumay bayangkan kalau ternyata dunia literasi seserius itu?

Suatu kesempatan yang istimewa bagi saya karena dapat mengenal salah satu sosok yang fokus pada dunia literasi sejak lama, Saad Pamungkas. Sebagai praktisi literasi, beliau juga melahirkan Media Pamungkas. Laman ini didedikasikan untuk dunia kepenulisan khususnya di Jember.

Pada suatu waktu, saya sempat bertanya kepada Pamungkas, begitu saya memanggil beliau. Apa ada buku atau suatu peristiwa yang membuat beliau sampai merasa harus fokus di dunia literasi? Ternyata ttik awal dimulainya perjalanan mencintai dunia literasi karena "terpaksa" membaca.

Sekitar tahun 2005 atau 2006, qodarullah terjadi suatu kejadian yang membuat Pamungkas harus bertahan untuk tinggal di rumah saja. Saat itu buku Harry Potter menjadi pilihan untuk menemani waktu yang berputar dari hari ke hari. Novel fantasi karya J. K. Rowling menjelma sebagai obat yang menyenangkan nan menenangkan kala itu karena membuat beliau seakan bebas kemana-mana. Buku yang super tebal itu tidak hanya menjadi teman bagi beliau untuk membunuh rasa bosan, namun titik balik lahirnya setitik rasa suka pada dunia literasi secara tidak terduga!

Tahun-tahun berikutnya, Pamungkas mencoba membaca tulisan yang dirasa agak berat. Sebut saja tulisan Daniel Goleman. Meskipun diperolehnya dari buku loak alias bekas, nyatanya tidak mengurangi hikmah yang didapat usai membacanya. Bahkan melalui buku tersebut, yang kalau boleh saya tebak pasti berjudul "Working with Emotional Intelligence", Pamungkas menyadari bahwa kecerdasan emosi jauh lebih berperan ketimbang Intelligence Quotients atau keahlian dalam menentukan siapa yang akan jadi bintang dalam suatu pekerjaan.

Berbekal dari keyakinan tersebut, Pamungkas menemui seorang teman yang dikenal memiliki IQ tinggi hanya untuk mengajukan satu pertanyaan, "Bagaimana menurutmu kalau aku menjadi penulis?"

Teman beliau hanya menjawab, "Mustahil bisa kamu! Basic bukan sastra."

Pamungkas sudah menduga akan mendapat jawaban pesimis dari temannya. Tetapi itu tidak meruntuhkan langit harapan yang telah dibangun. Tidak butuh waktu lama, dalam kurun waktu dua tahun, beliau berhasil membuktikan bahwa omongan temannya salah besar. MasyaAllah.

Selain itu, masih ada satu pengakuan sederhana dari Pamungkas yang juga menjadi landasan bagi perjalanan beliau di dunia literasi.
"Karena saya bodoh, jadi saya perlu buku. Meskipun saya tak punya gelar apa pun, tapi dari baca saya bisa ngintip apa pun." —Saad Pamungkas
Keterbatasan yang melahirkan tekad kuat justru telah membawa beliau ke titik saat ini. Saya pribadi berharap dunia literasi tidak hanya menjadi senjata Pamungkas melawan kebodohan, tetapi juga senjata kita semua. Harapan lebih besarnya lagi, lahirlah Negara Indonesia yang haus akan ilmu pengetahuan.

Karena sejatinya kualitas suatu bangsa ditentukan oleh kecerdasan yang berasal dari pengetahuan. Semakin semangat anak muda yang melek literasi, maka semakin tinggi pula peradabannya. Hingga dapat benar-benar terwujud Negara yang dapat mencerdaskan kehidupan bangsa.

Literasi harus Dikenalkan Sejak Dini kepada Anak

Anak-anak itu ibarat bibit dari tumbuhan, apabila ia dari bibit dirawat, hingga tumbuh dengan baik, dengan pohon yang tegak lagi rindang. Sebaliknya, apabila ia dibiarkan, kemudian kita dapati menjadi pohon besar yang bengkok, maka kita susah sekali meluruskannya. Karena sudah kaku. Mengakar. Dan terbiasa.

Sama halnya dengan membaca dan menulis, ia akan dianggap biasa oleh anak-anak, apabila kita (sebagai orang dewasa dan cerdas) memulainya lebih dahulu.

Quotes Saad Pamungkas

"Untuk menjadi seorang penulis, yang diperlukan adalah praktik untuk mencintai kegiatan membaca. Karena cinta itu membuahkan!" -Saad Pamungkas

 

Contact

Kirim saya Email

Hubungi

ContactInfo

Secara etimologis, kata literasi (literacy)berasal dari bahasa Latin “literatus” yang artinya adalah orang yang belajar. Literasi erat hubungannya dengan proses membaca dan menulis. Namun, seiring berjalannya zaman, literasi mengalami perkembangan definisi yang baru, diantaranyaliterasi sains,literasi digital,literasi numerasi, literasi finansial, literasi budaya dan kewargaan. Khusus di website ini, membahas tentang literasi baca dan tulis atau manfaat berjejak hidup lewat kata.

Alamat:

Jln. Sunan Bonang No. 42A, Jember.

Phone:

+62 812 3254 8422

Email:

admin@mediapamungkas.com